Maret 18, 2016

Polisi Juga Perlu Safety Riding


Honda terus menerus menyebarkan edukasi pada berbagai golongan masyarakat. Tidak hanya untuk kalangan pelajar dan umum, Tim Safety Riding Promotion (SRP) Main Dealer sepeda motor Honda area DKI Jakarta dan Tangerang, Wahana Makmur Sejati (WMS) mengadakan kegiatan pelatihan safety riding bagi anggota kepolisian.

Sebanyak 27 orang anggota kepolisian yang berasal dari berbagai Polsek dan unit mengikuti pelatihan safey riding yang berlokasi di Safety Riding Track Wahana Honda Jatake Tangerang. Seluruh peserta dipilih oleh Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa (Subdit Dikyasa) Ditlantas Polda Metro Jaya. ’’Mereka merupakan ujung tombak kami dalam kampanye tertib lalu lintas di wilayah masing-masing,’’ ujar Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Agustin Susilowati.

Sementara itu, Head of Safety Riding Promotion WMS, Agus Sani menjelaskan, pada kesempatan ini anggota kepolisian mendapatkan pelatihan mulai teori hingga praktek lapangan. ’’Selain teori kami berikan juga teknik pengereman, berkendara zig zag, keseimbangan dan teknik slalom course yang merupakan gabungan semua sesi,’’ tandasnya.

Dipaparkan oleh AKBP Agustin bahwa polisi pun perlu untuk mengetahui perkembangan safety riding. ’’Pelatihan ini merupakan satu ajang untuk mengetahui perkembangan safety riding, juga sebagai review teori sekaligus praktik safety riding agar polisi semakin profesional,’’ imbuhnya.
Berdasarkan data Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya, rata – rata setiap hari tiga nyawa melayang akibat kecelakaan di jalan raya.Safety riding memang perlu dipahami semua lapisan masyarakat. Tak terkecuali anggota polisi. Kepedulian terhadap keselamatan di jalan merupakan komitmen Wahana Makmur Sejati. Untuk itu, Tim Safety Riding Wahana Honda tidak pernah henti berkiprah membangun pemahaman akan keselamatan di jalan raya.

Sementara itu, Head Corporate Communication FIFGROUP Arif Reza Fahlepi menegaskan perlunya safety riding di semua kalangan. ”Sebagai perusahaan pembiayaan sepeda motor, kami juga peduli dengan keselamatan berkendara. Apalagi jumlah kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi,” katanya.
Reza berharap, bagi pengendara motor untuk lebih tertib berlalu lintas. ”Menaati rambu-rambu lalu lintas merupakan salah satu cara agar kita terhindar dari kecelakaan,” katanya.

Polisi Keluar Kandang Cari Ilmu "Safety Riding"

foto bersama jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya
Cari ilmu bisa ke mana saja. Polisi, seperti kita tahu sebagai penegak hukum di jalanan, ternyata masih berguru pengetahuan keselamatan berkendara. Jadi, polisi belum tentu paham soal berlalu lintas yang baik dan benar sesuai perkembangan jaman.
Pada Senin (14/3/2016), 27 polisi asal berbagai Mapolsek ikut pelatihan safety riding yang digelar dealer utama Honda, Wahana Makmur Sejati (WMS) di trek khusus Safety Riding Wahana Honda Tangerang. Setiap peserta merupakan pasukan terdepan dalam kampanye tertib lalu lintas di wilayahnya masing-masing.
Pesertanya bukan sembarangan polisi, sebab individu itu hasil seleksi Subdirektorat Pendidikan dan Rekayasa (Subdit Dikyasa) Ditlantas Polda Metro Jaya. Mereka semua diajarkan teori dan praktek berkendara roda dua yang menunjunjung keselamatan berkendara.

Keseimbangan dalam berkendara merupakan faktor penting dalam mengendarai sepeda motor
Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Agustin Susilowati menjelaskan polisi perlu juga ikut pelatihan seperti ini agar tahu kemajuan ilmu keselamatan berkendara. Hal ini sebenarnya sangat positif, polisi diajarkan hal-hal baru di luar pendidikan formal agar tidak kaku di lapangan.
“Pelatihan ini merupakan satu ajang untuk mengetahui perkembangansafety riding, juga sebagai review teori sekaligus praktek safety ridingagar polisi semakin profesional,” Agustin, dalam siaran resmi Safety Riding Wahana Honda, Selasa (15/3/2016).
Head of Safety Riding Promotion WMS Agus Sani menerangkan, selama pelatihan peserta polisi itu diberikan pengetahuan dari hal kecil hingga besar. Misalnya, teknik pengereman, berkendara zig-zag, keseimbangan, dan slalom. Tidak ada jalur khusus, semua polisi mengikuti pelatihan seperti kalangan umum dan pelajar.

Maret 08, 2016

Inilah Pentingnya Edukasi Safety Riding di Sekolah

Pengenalan safety riding sejak usia bangku sekolah merupakan cara terbaik untuk menciptakan pengendara yang bertanggung jawab. Demikian diungkapkan Agus Sani, Head of Safety riding Promotion (SRP) Wahana.
Menurut dia, safety riding telah menjadi bagian dari satu misi yang dijalankan Honda dalam rangka melahirkan pengendara yang tertib berlalu lintas. “Melalui kegiatan edukasi safety riding mulai dari jenjang sekolah diharapkan dapat diserap dengan baik oleh para pelajar dimasa mendatang" ucap Agus Sani dalam keterangan persnya di Jakarta.
Karena itulah PT Wahana Makmur Sejati (Wahana) sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang selalu gencar memberikan edukasi safety riding kepada para pelajar di jenjang sekolah. “Tahun lalu selain menyambangi 66 sekolah, edukasi 14 komunitas sepeda motor, dan 16 perusahaan atau lembaga pemerintahan telah diberikan sosialiasi safety riding. Terdata sebanyak 16.000 orang telah mendapatkan pengetahuan seputar safety riding dari Wahana,” jelas Agus.
Edukasi Safety Riding kepada Pelajar
Dan di awal 2016, secara maraton Safety Riding Wahana Honda pada 20-21 Januari lalu menyambangi tiga SMA diwilayah Tangerang. Adapun sekolah tersebut adalah SMA dan SMK Nusa Putra, serta SMA Stella Maris International. Sebanyak 800 pelajar dipastikan mengikuti kegiatan sosialisasi   safety riding. Tidak hanya tim SRP, dalam kegiatan yang diisi dengan berafagam info terkait safety riding ini  juga turut didukung oleh Dikyasa Polres Metro Tangerang Kota.

Lagi, Dua Sekolah Dilatih Safety Riding Oleh Safety Riding Wahana Honda


Dua sekolah tingkat atas (SMA) di Jakarta kembali dapat pelatihan safety riding dari tim Safety Riding Wahana Honda PT Wahana makmur Sejati (WMS). Kali ini yang dituju adalah Sekolah Menengah Kejuruan Nasional (SMKN) 2 dan SMKN 44.
Tidak sekedar memberikan teori, tips hingga praktek berkendara aman, tim SRP WMS ini turut melibatkan pihak kepolisian guna melengkapi edukasi safety riding dengan pengetahuan peraturan serta tata tertib berlalu lintas sesuai undang-undang yang berlaku.
Berlangsung, senin (22/2/2016), tim Safety Riding Wahana Honda bersama Dikyasa Polda Metro Jaya berikan edukasi kepada ratusan pelajar di dua SMKN yang berlokasi di Jakarta Pusat tersebut. WMS selaku main dealersepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang sengaja menyasar pelajar karena tingginya tingkat penggunaan sepeda motor pada kelompok ini.

Pelatihan Teori Safety Riding di Kelas
“Sekolah merupakan satu kelompok pengguna sepeda motor pemula yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Inilah alasan yang menjadikan pelajar menjadi fokus pemberian edukasi safety riding,” tegas Agus Sani, Head of SRP Wahana, dalam keterangan resminya di Jakarta.
Lebih lanjut Agus juga menjelaskan saat ini WMS memiliki dua sekolah binaan safety riding. Sekolah binaan tersebut ialah SMKN 53 Jakarta Barat dan SMKN 2 Tangerang. Tahun ini, Wahana merencanakan akan menambah satu sekolah binaan. “Kami memilih sekolah untuk dijadikan binaan safety riding. Selain edukasi, sekolah binaan juga akan diberikan beragam rambu-rambu lalu lintas di sekitar sekolah,” tambahnya.