November 12, 2015

Honda Safety Riding Day 2015, Bukti Nyata Honda Sebagai Pelopor Keselamatan

Honda Safety Riding Day 2015
Honda Safety Riding Day 2015
JAKARTA, ME. Pembuktian menjadi pelopor keselamatan terus disampaikan oleh main dealer Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Tema acara kali ini adalah Honda Safety Riding Day 2015 yang digelar guna menyambut hari mengenang korban kecelakaan lalu lintas sedunia, bradsis..
Bertempat di Mal Metropolis (7/11), berbagai acara dihadirkan untuk para pengunjung, mulai dari senam pagi, dance competition, safety check gratis bagi 100 motor, kompetisi safety riding, riding experience produk motor Honda, dan Seminar Safety Riding.
Edukasi safety riding untuk anak-anak pun tersaji dalam bentuk dongeng dan pengenalan rambu rambu lalu lintas. Lalu di malam harinya, ditutup oleh penampilan dari band Nidji, bradsis. Dalam menggelar acara ini, WMS bekerja sama dengan Astra Honda Motor (AHM), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan, dan Jasa Marga.
“ATPM Honda adalah pelopor safety riding. Kami akan terus menerus mengajak pengguna motor agar berkendara aman di jalan raya,” jelas Taryudin, Head of Technical Service WMS. Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar dapat menerima edukasi safety riding, bradsis.
Agus Sani juga memberikan data kegiatan safety riding WMS di tahun 2015 yang udah melakukan 113 kegiatan dengan 14.148 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sampai perusahaan. Di tahun ini. WMS juga mengirim instruktur safety riding, M. Adi Sucipto, untuk kompetisi safety riding tingkat dunia di Jepang. Pada kompetisi ini, Adi mendapat juara 3 untuk kelas 400cc, bradsis.
Motto "No Sales Without Safety" menjadi panduan para instruktur dalam menjalani kegiatan safety riding. Motto dan kegiatan ini adalah bukti Honda sebagai pelopor kampanye aman berkendara..
Text: Arbi (arbi.motorexpertz@gmail.com),
Text editor: Donnyantoro,
Photo: Istimewa
Sumber : Motoexpert

Honda Safety Riding Day 2015, Bukti Nyata Honda Sebagai Pelopor Keselamatan

Honda Safety Riding Day 2015, Bukti Nyata Honda Sebagai Pelopor Keselamatan
JAKARTA, ME. Pembuktian menjadi pelopor keselamatan terus disampaikan oleh main dealer Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS). Tema acara kali ini adalah Honda Safety Riding Day 2015 yang digelar guna menyambut hari mengenang korban kecelakaan lalu lintas sedunia, bradsis..
Bertempat di Mal Metropolis (7/11), berbagai acara dihadirkan untuk para pengunjung, mulai dari senam pagi, dance competition, safety check gratis bagi 100 motor, kompetisi safety riding, riding experience produk motor Honda, dan Seminar Safety Riding.
Edukasi safety riding untuk anak-anak pun tersaji dalam bentuk dongeng dan pengenalan rambu rambu lalu lintas. Lalu di malam harinya, ditutup oleh penampilan dari band Nidji, bradsis. Dalam menggelar acara ini, WMS bekerja sama dengan Astra Honda Motor (AHM), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan, dan Jasa Marga.
"ATPM Honda adalah pelopor safety riding. Kami akan terus menerus mengajak pengguna motor agar berkendara aman di jalan raya," jelas Taryudin, Head of Technical Service WMS. Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar dapat menerima edukasi safety riding, bradsis.
Agus Sani juga memberikan data kegiatan safety riding WMS di tahun 2015 yang udah melakukan 113 kegiatan dengan 14.148 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat sampai perusahaan. Di tahun ini. WMS juga mengirim instruktur safety riding, M. Adi Sucipto, untuk kompetisi safety riding tingkat dunia di Jepang. Pada kompetisi ini, Adi mendapat juara 3 untuk kelas 400cc, bradsis.
MotorExpertz
Motto "No Sales Without Safety" menjadi panduan para instruktur dalam menjalani kegiatan safety riding. Motto dan kegiatan ini adalah bukti Honda sebagai pelopor kampanye aman berkendara..

Sumber : Motoexpertz

Honda Safety Riding Day 2015, Aksi WMS Edukasi Keselamatan Berkendara

Pendongeng Kak Rico dan Kanit Dikyasa Polres Tangerang AKP. Lestina 
Jakarta (naikmotor) – Menyambut Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu lintas Sedunia (The World Day of Remembrance for Road Traffic Victim), PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar Honda Safety Riding Day 2015, Sabtu (7/11/2015) di Mal Metropolis Tangerang.

Bekerjasam dengan Astra Honda Motor (AHM), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan, dan Jasa Marga, beragam aktivitas tutur digelar. Mulai senam pagi, dance competition, safety check gratis bagi 100 motor, kompetisi safety riding, riding experience produk motor Honda dan Seminar Safety Riding. Bagi anak-anak, Safety Riding Wahana Honda mengadakan acara mendongeng yang berisi edukasi safety riding dan pengenalan rambu lalu lintas melalui taman lalu lintas yang disiapkan di lokasi acara ditutup penampilan Band Nidji.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion WMS memberikan data tentang edukasi yang telah dilakukan sepanjang 2015. “Sejak Januari hingga Oktober, kami telah mengadakan 113 edukasi safety riding dengan 14.148 peserta,” jelasnya. Secara terperinci 113 edukasi tersebut diadakan di 37 SMA, 29 TK/SD/SMP, 14 komunitas sepeda motor Honda, 14 perusahaan, 6 group customer, 2 lembaga pemerintahan, dan 11 kegiatan lainnya.

Selain kegiatan tersebut, Oktober lalu WMS mengirimkan salah satu instrukturnya M. Ady Sucipto untuk mengikuti kompetisi safety riding tingkat dunia, “The 16th Japan Safety Instructors Competition 2015”. Pada kompetisi tersebut Ady meraih Juara 3 untuk kelas 400cc. Prestasi Ady tidak hanya pada tahun ini. Pada 2014, Ady meraih Juara 1 untuk kelas 125cc. (rls/NM)

Selengkapnya : naikmotor.com

November 09, 2015

Ini caranya melakukan Pengereman Sepeda Motor yang Aman


Brosis yang biasa berkendara dengan motor sehari-hari tentunya udah paham tuh dengan karakter motornya, terutama dengan sistem pengereman. Nah masih banyak yang salah kaprah nih. Fungsi pengereman sebenarnya bukan untuk menghentikan motor lho Brosis! Tapi untuk memperlambat laju kendaraan,secara bertahap alias deselerasi hingga kecepatan motor mencapai 0, alias berhenti total.
Pada saat Brosis memutuskan untuk belajar mengendarai sepeda motor, hal pertama yang harus dipertimbangkan untuk menghindari diri dari resiko kecelakaan adalah bagaimana kita dapat menguasai teknik untuk menghentikan laju kendaraan. Satu-satunya alat yang bisa dengan aman mengurangi laju kendaraan dan menghentikan kendaraan adalah rem.
Ngomongin soal cara ngerem, enggak cuman asal bejek tuas rem aja Brosis. Kalau asal bejek, bisa-bisa Brosis yang terpelanting ke aspal. Mengerem yang benar-benar efektif adalah menggunakan secara bersamaan antara rem depan dan belakang, bukan mengoptimalkan salah satu. Ingat, ada rem depan dan belakang!
Banyak yang salah kaprah karena berfikir kalau paling efektif menghentikan lanju sepeda motor adalah dengan rem belakang. Ternyata yang paling efektif untuk menghentikan laju kendaraan adalah rem depan. Artinya apabila teknik pengereman telah dikuasai dengan baik, maka jarak pengereman paling pendek akan diperoleh apabila mengaplikasikan rem depan. Tapi bukan berarti Brosis enggak menggunakan rem belakang lagi yah. Rem belakang tetap digunakan, namun sebagai penyeimbang.
Ada kasus tertentu dimana Brosis harus lebih menguasai penggunaan rem belakang saja. Ini terjadi hanya ntuk kondisi jalan tertentu. Misalnya, ketika hendak melewati turunan dengan kecepatan rendah. Jika tengah melanju kencang dan hanya menekan rem belakang saja akan membuat sepeda motor tidak stabil alias ”ngesot”. Kondisi ini biasanya berujung pada kecelakaan, terpeleset, terjatuh, atau terpelanting.
Perlu diingat, jangan memaksakan diri untuk mengaplikasikan rem depan sekuat-kuatnya. Brosis bisa berlatih dan mencoba beberapa teknik pengereman. Misalnya pengereman dengan menggunakan rem belakang saja, kemudian rem depan saja, dan terakhir cobalah dengan teknik pengereman yang benar dengan menggunakan kedua rem. Dengan kondisi yang ideal cobalah untuk merasakan dan membandingkan jarak pengereman yang dihasilkan.
Upaya pengereman akan lebih efektif lagi jika bisa dibarengi dengan engine brake. Bantuan engine brake bisa diperoleh dengan cara menurunkan gigi ke lebih rendah, sehingga membantu mengurangi kecepatan sepeda motor. Tapi, untuk bisa melakukan pengereman sekaligus menurunkan gigi, butuh latihan. Kalau asal melakukan engine brake, bisa-bisa mesin motor Brosis yang jadi bermasalah!

November 06, 2015

Kendalikan Emosi saat Berkendara

Berkendara di saat cuaca panas terik terkadang mampu membuat para pengendara jadi ikut gampang panasan. Apalagi kalau ditambah kemacetan, atau ada insiden kecil seperti senggolan antar sepeda motor. Terkadang hal ini bisa tambah membuat para pengendara langsung tersulut emosi yang dapat menimbulkan perkelahian antar penggguna jalan. Nah di sini kami akan berbagi beberapa tips agar emosi selalu terkendali.
Berikut beberapa tips-nya:
1.Beristirahat sejenak. 
Berkendara di saat cuaca panas membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat. Jangan sungkan untuk berhenti sejenak untuk sekedar minum dan mendinginkan kepala yang sudah panas agar tidak dehidrasi. Jika dehidrasi terjadi bisa mengakibatkan konsentrasi bisa berkurang, emosi tidak terkontrol, mata berkunang-kunang, dan kalau sudah parah, Anda bisa jatuh pingsan.

2.Berpikir Positif. 
Melihat pengendara motor lain yang ugal-ugalan  di kemacetan memang suka memancing emosi.  Namun pernahkan Anda memiliki pikiran bahwa mereka memang “terpaksa” berkendara ugal-ugalan karena ada hal darurat yang terjadi? Misal: kebelet BAB, keluarga masuk rumah sakit, musibah kebakaran dan lain lain yang sifatnya “urgent”.

3.Makan Permen rasa Mint. 
Pada cuaca panas sering orang gampang tersulut emosi. Dengan memakan Permen yang mengandung rasa mint, punya efek untuk membantu meringankan emosi lho. Karena, permen mint memberikan sensasi dingin yang membuat perasaan jadi rileks.

4.Kenali rute jalan. 
Jika sudah tau jalan yang bakal kita lewati jalan langganan macet, cari jalan alternatif lainnya yang cenderung lancar. Tapi kalau tidak ada juga mau tidak mau mesti kena macet berarti Gunakan Tips No(1,2,& 3)
Nah pada intinya Anda harus bersikap tenang dan usahakan untuk rileks. Konon kemacetan begitu menguras energi dan memancing emosi. Oleh karena itu, menjaga emosi begitu penting karena jika tidak dijaga berpotensi merugikan Anda sendiri dan orang lain. Keep Safety. Salam Satu HATI!



November 02, 2015

Memperingati Hari Kecelakaan Sedunia, AHM akan gelar Safety Riding Day


Hari Mengenang Korban Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia (World Day of Rememberance For Road Traffic Victims), yang diperingati pada bulan November setiap tahunnya akan tiba, untuk itu PT. Astra Honda Motor (AHM) melalui Safety Riding Promotion and Motorsport Divisionnya akan menggelar acara dengan tema "Safety Riding Day", acara ini akan diselenggarakan di 10 kota besar di Indonesia.

Main Dealer Jakarta dan Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) mendapat giliran yang pertama untuk mengadakan acara ini. Dengan konsep yang akan dikemas menarik pengunjung nantinya bisa berpatisipasi dalam acara-acara tersebut, tentu bukan hanya orang dewasa saja yang dilibatkan tetapi anak-anak juga disediakan booth khusus untuk belajar berlalu lintas.

"Rencananya acara akan dimulai dari pagi hari, kita akan mengajak masyarakat sekitar untuk senam pagi, lalu dilanjukan ke acara lainnya diantaranya ada lomba safety riding course, seminar safety riding, taman lalu lintas, games, selling, sparepart, safety check service dan hiburan oleh artis Nidji", jelas Johannes Lucky yang menjadi koordinator event ini.

Selain acara-acara tadi, Johannes Lucky dari Safety Riding AHM juga menambahkan akan dihadiri pejabat terkait untuk membuka acara ini, "Safety Riding Day yang nanti diselenggarakan oleh Wahana (WMS) ini menjadi acara yang pertama yang selanjutnya akan diadakan di 9 kota besar berikutnya tentu  dihadiri oleh pihak kepolisian, dishub dan pejabat terkait, mohon dukungan kepada seluruh pihak agar nanti acaranya bisa berlangsung sukses". tambahnya.

Persiapan demi persiapan pun dilakukan oleh team SRP WMS, " Kami sudah brief dengan beberapa EO (Event Organizer) dan mudah-mudah bisa berjalan sesuai harapan, mengenai lokasi akan diselenggarakan di Mall Metropolis Tangerang pada tanggal 7 November 2015, masyarakat dapat belajar berlalu lintas dan terhibur dengan acara yang nanti akan diadakan" ujar Agus Sani selaku Head of SRP WMS.

Silahkan mulai sekarang seluruh lapisan masyarakat bisa berpartisipasi dengan mengupload berita-berita atau pesan keselamatan di media sosial dengan hastag #safetyridingday2015 #nodrivingunder17 agar banyak pesan yang tersampaikan, sehingga kesadaran akan berlalu lintas bisa bertambah banyak kepada pengguna lalu lintas. (ASA)